Trend Bisnis – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, memastikan stok BBM selama arus mudik Lebaran 2023 mencukupi. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi beberapa SPBU untuk memeriksa kesiapan serta ketersediaan BBM di jalur mudik Jawa Tengah, Rabu (19/4/2023).
“Kita melihat Pertamina menyediakan stok BBM di beberapa titik SPBU dalam keadaan cukup dan pengaturannya pun baik. Selain itu, keterampilan operator SPBU juga baik sehingga pemudik yang ingin mengisi BBM tidak menunggu lama,” kata Arifin dalam siaran pers, Kamis (20/4/2023).
Dalam mengantisipasi mudik lebaran, ia menyebut Pertamina juga menyiapkan SPBU Modular ataupun Kios BBM guna mengurai antrean kendaraan. Melalui upaya tersebut, Arifin meyakini Pertamina sudah siap dalam merencanakan penyediaan BBM di masa libur Lebaran tahun ini.
“Pertamina siap, Insya Allah siap, kita upayakan dari sisi hulunya aman sehingga suplai ke hilirnya bisa terjamin. Jika puncak arus mudiknya bisa tertangani dengan baik, Insya Allah, bisa kita tangani bersama,” ujarnya.
Hal yang sama disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Nicke mengatakan, wilayah Jawa Tengah mendapat perhatian khusus dari Pertamina.
Menurut Nicke, melihat data historis, pemudik Jawa Tengah merupakan yang tertinggi. “Untuk Itu, Pertamina pastikan ketersediaan BBM-nya,” ucap Nicke.
Pada kesempatan itu, Nicke juga menyampaikan upaya yang dilakukan pertamina dalam menjamin ketersediaan BBM di masa arus mudik. “Upaya untuk mengurai kemacetan atau antrian di SPBU, Pertamina menambahkan SPBU Modular yang sifatnya sementara,” ujarnya.
“Selain itu, ada motoris yang akan mengirimkan BBM dalam kemasan. Hal itu untuk mengantisipasi jika ada kendaraan pemudik yang kehabisan BBM di tengah perjalanan,” ucapnya.
“Tinggal telepon 135 lalu share location, nanti Motoris kami akan datang mengisi BBM,” katanya. Ia juga mengungkapkan, Pertamina menyiapkan tambahan pasokan pada hampir semua jenis produk.
Khususnya mengantisipasi masa puncak yang diprediksi akan terjadi pada 1 April – 9 Mei 2023. Pertamina memproyeksikan akan terjadi peningkatan kebutuhan LPG sebesar 3 persen, BBM jenis Gasoline 10,3 persen.
Kemudian Avtur sebesar 7,35. Adapun BBM jenis Gasoil diperkirakan menurun 8,7 persen dari kondisi normal.






