- Berita Terkini, Lifestyle

Jenis Kopi Yang Diminum Dapat Tunjukan Kepribadian

Trend Bisnis – Bagi pecinta kopi, mengawali aktifitas kurang lengkap tanpa menyeruput secangkir kopi pilihan sebagai pembangkit semangat. Minum kopi lebih suka minum pure espresso dengan cita rasa asam atau pahit? Atau bisa jadi kamu lebih suka kopi yang dicampur dengan susu, creamer, atau gula. Preferensi tersebut ternyata menunjukkan kepribadianmu.

Berikut beberapa jenis kepribadian yang diungkap dari jenis kopi favorit, seperti dilansir dari The Healthy.

1. Peminum kopi hitam langsung, bersifat antisosial

Bagi banyak orang, ini bukan pilihan yang menarik karena menawarkan rasa yang terlalu pahit. Tetapi ada juga orang yang hanya bisa minum kopi dengan cara ini, dan dilaporkan bahwa orang-orang itu cenderung lebih antisosial, narsis, dan kadang-kadang psikopat.

Sebuah studi tahun 2015 oleh Sagioglou C. & Greitemeyer T menyarankan bahwa orang yang lebih menyukai rasa pahit dikaitkan sifat-sifat dengan sisi kepribadian yang lebih gelap. Kamu mungkin bukan psikopat yang memegang pisau jika suka kopi hitam, tetapi kamu bukan orang yang paling ceria dan suka berteman.

2. Peminum espresso mudah bepergian

Hanya satu suntikan kecil espresso bisa sangat pahit dan intens. Orang yang meminumnya juga dapat memiliki kepribadian yang agak kuat atau berani.

Jika pesanan kopimu espresso, itu bisa berarti kamu ingin mengaitkan diri dengan kelas sosial tertentu. Orang-orang sering menghubungkan espresso dengan bepergian atau punya selera yang baik.

3. Peminum kopi ekstra manis, ramah

Selera pahit dikaitkan dengan kepribadian antisosial, sehingga hanya masuk akal bahwa memesan pesanan kopi ekstra manis berarti sebaliknya. Jika kamu suka banyak susu, krim, atau gula dalam kopimu, maka penelitian menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang lebih sosial.

Ini juga berarti bahwa kamu lebih membutuhkan kenyamanan daripada peminum kopi hitam. Secara statistik, orang cenderung makan dan minum zat yang lebih manis ketika mereka sedang stres.

4. Peminum kopi dengan sedikit gula/susu, cukup seimbang

Jika kamu tidak condong secara signifikan ke satu sisi spektrum kopi atau yang lain, maka seleramu sama moderatnya dengan kepribadianmu. Kamu menikmati sisi kehidupan yang manis dan membiarkan sisi yang pahit ikut bercampur menjadi satu. Kemungkinan kamu adalah orang yang lebih seimbang yang masuk dalam kategori rata-rata.

5. Peminum kopi flavoured (rasa macam-macam) adalah pengambil risiko

Jika kamu cenderung memilih kopi yang dipadukan dengan berbagai rasa, seperti karamel, moka, atau raspberry, maka kamu cenderung lebih suka mengambil risiko, kata PsychCentral. Orang-orang yang lebih suka kopi campur dan beraroma suka mencoba hal-hal baru dan menikmati petualangan. Kopi beraroma dan dicampur adalah yang paling kreatif dari dunia kopi, sehingga orang yang meminumnya juga kreatif dan imajinatif.

6. Peminum kopi tanpa kafein, berhati-hati

Memesan kopi tanpa kafein seperti mengambil tindakan pencegahan. Kamu menginginkan rasanya, tetapi tidak menginginkan efeknya. Pada dasarnya, kamu adalah tipe orang yang suka memegang kendali. Menurut PsychCentral. Kamu akan minum kopi, tetapi tidak ingin kopi itu memengaruhi perilakumu.

7. Peminum kopi instan adalah penunda

Di dunia sekarang ini, sulit menemukan seseorang yang tidak membuat kopi instan untuk diri mereka sendiri. Jika kamu adalah tipe orang yang akan membuat secangkir kopi instan bahkan ketika kamu santai dan punya waktu ekstra, maka itu bisa berarti kamu malas dan lebih suka menunda-nunda daripada yang lain.

Intinya adalah, kamu tidak ingin terlalu banyak berpikir atau berusaha. Itu kenapa kamu tidak keberatan melakukan hal-hal (seperti membuat kopi) di menit terakhir.

Mengawali aktivitas kurang lengkap rasanya tanpa menyeruput secangkir kopi sebagai pembangkit semangat. Pagi, siang, sore dan malam kapanpun dimanapun, ngopi selalu menjadi hal yang paling menyenangkan untuk dilakukan. Apapun pilihan kopinya, masing-masing punya selera.

Tapi secara psikologi ternyata ada beberapa karakter yang bisa diendus dari para peminum itu. Entah berupa kesabaran, kepekaan, keberanian sosial, dsb. Penasaran? Nah berikut ini dikutip dari littlethings.com mengenai ulasan tentang pemilihan kopi yang menentukan karakter seseorang.

Kopi Hitam

Biasa mereka yang menyukai kopi hitam adalah mereka yang menyukai kesederhanaan. Pribadi ini memiliki sebuah pandangan bahwa hidup itu dibawa santai dan simple . Pribadi penikmat kopi hitam ini biasanya terlihat sangat tenang dan memiliki banyak teman.

Kopi Susu

Adalah mereka yang senang mengeksplorasi sesuatu, memiliki rasa penasaran yang tinggi, imajinatif, spontan dan bisa bersosialisasi dengan baik. Penikmat kopi susu juga memiliki jiwa muda yang sangat tinggi, bebas dan tak suka hal-hal drama.

Kopi, Krim dan Gula

Cenderung kepada pribadi yang plin plan, tidak fokus, kadang teratur, kadang berantakan, dan senang mencari situasi aman, Ketika ada masalah atau kepahitan hidup, dia bisa memposisikan diri sebagai “pemanis” atau figur yang melembutkan keadaan. Kepribadian penikmat kopi ini sangatlah mudah ditebak.

Cappucino, Frappucino dan Latte

Penikmat kopi ini biasanya memiliki style atau gaya yang lebih modern, terbuka akan hal-hal baru, pribadi yang banyak disukai oleh teman, kreatif, penikmat cappucino, frappucino dan latte mempercayai bahwa minum kopi bisa menjadi moodbooster.

Kopi Instan

Pribadi penyuka kopi instan ini adalah seorang yang praktis, easy going dalam menjalani hidup, mengalir, terlalu santai sehingga sering tidak tepat waktu, tidak terlalu detail, dan yang penting asal senang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *