TrendBisnis – Banyaknya gedung perkantoran yang masuk daftar lelang hingga dijual murah menggambarkan kondisi sektor itu sedang kesulitan. Banyak pemilik gedung yang mengalami kesulitan keuangan hingga akhirnya harus disita oleh bank sebagai kreditur.
Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto menjelaskan bahwa permintaan terhadap unit perkantoran saat ini sedang tidak baik.
“Aktivitas kantor lagi rendah sehingga yang punya unit atau individu yang beli dari developer mereka mau sewain lagi. Saingan sama developer yang space-nya masih banyak juga jadi banyak barang belum tersewa, karena developer bangun langsung sewain. Dalam kondisi seperti ini penyewa kurang,” jelas Ferry, Senin (6/9/2021).
Developer yang membangun gedung umumnya langsung menyewakan perkantoran kepada tenant. Namun, sebagiannya ada yang dijual kepada individu untuk diputar kembali. Sayang, perputaran uang saat ini sedang tidak berjalan mulus.
“Mereka sudah beli kantor, niatnya mau disewain. Sekarang penyewa yang ada aja pada keluar, gimana mereka mengharapkan penyewa yang mau sewa unit mereka? Sekarang penyewa sepi, kalau nggak ada income wajar karena mengharapkan cicilan jadi nggak kuat dan disita mungkin,” kata Ferry.
“Mending fokus gaji karyawan. Jadi banyak pertimbangan,” ujar Ferry.
Kondisi ini diperkirakan akan berjalan beberapa bulan ke depan. Belum adanya perubahan signifikan pada aktivitas ekonomi membuat sebagian perusahaan masih menunggu dan lebih memilih untuk menahan rencana ekspansinya.






